Hear What Faun Said  

Posted by t.e.a


Berhubung hari Minggu begini gada acara tv yang bagus, saya ngajak mama dan papa nonton salah satu DVD yang tadi sore saya dan J, adik saya, beli.

Pan's Labyrinth.

Such a fantasy movie memang.. One of my fave types of movie. Saya kira Pan's ini film untuk anak-anak, tetapi setelah saya tonton, banyak sekali adegan kekerasannya.

Jelas banget di film ini diperlihatkan ketika pada beberapa kesempatan, Kapten yang merupakan ayah tiri Ofelia, seorang anak perempuan pemeran utama di film ini, tidak segan-segan membunuh musuh-musuhnya dengan palu, pistol, tang... Hiiiy...

Well, postingan saya kali ini bukan movie review. Tapi ada suatu kejadian di film itu yang menarik minat saya..

Kejadian itu adalah ketika Faun memberikan tugas kedua pada Ofelia, yang merupakan reinkarnasi dari Putri Moanna. Tugas kedua ini, yang merupakan salah satu dairi tiga tugas yang apabila Ofelia berhasil melewatinya akan membuat dirinya kembali menjadi Putri Moanna, adalah Ofelia harus mengambil sebilah pisau.

"Di sana ada pesta, dan ada banyak makanan. Kau tidak boleh memakan apapun di sana"

Begitu kira-kira pesan Faun.

Kenyataannya, Ofelia tergoda! Dia tidak dapat menahan keinginannya untuk tidak tergoda oleh makan lezat yang dihidangkan di atas meja kayu panjang. Secara Ofelia memang belum makan malam karena lagi dihukum sama mamanya.

Karena ga bisa nahan, Ofeliam akhirnya mengambil anggur dan memakannya. Padahal para peri sudah mencegah Ofelia, tetapi gadis itu tidak menggubrisnya. Ofelia malah memakannya lagi dan lagi dan hal itu membawanya ke dalam kesulitan.

Hmmm.. Kejadian seperti ini seringkali mewarnai kehidupan kita. Tidak persis sama meman, tetapi kurang lebih seperti itu.

Cerita Hari Ini  

Posted by t.e.a



My Name is Red dan Mansfield Park belum lagi tuntas saya baca. Tapi apa daya, saya ga bisa untuk pura-pura ga peduli ketika melihat the Name of the Rose..


PS(out of topic niy): Empe, daku coba ngotak-ngatik template blog gue, tapi hasilnya nihil bro. Tulung..tulung :(

Hmm..  

Posted by t.e.a


Captured when I sitll at the office this afternoon.. Tired face :p

Working on Saturday  

Posted by t.e.a

Iseng... motret pantry :p






chapeee dehh... *faint*

Phew.. So tired... Maaph ya temans kalo appearance aku di YM online but not replying.. Huhuhu


Saya Ternyata Masih Boros, Egois, Suka Ngeluh...  

Posted by t.e.a

Dari Abu Dzar, ia bertanya,

"Ya Rasulullah, jihad apa yang paling utama?"

Rasulullah menjawab, "Jihad yang paling utama adalah engkau perangi nafsu dan keinginanmu"

Saya Bingung.. Kenapa Saya Sedih?  

Posted by t.e.a

Kalau boleh jujur, akhir-akhir ini saya lagi jenuh. Jenuh sama suasana kantor.. Jenuh sama kerjaan.. Jenuh sama rutinitas.. Saking jenuhnya, setiap pagi saya selalu nyetel Global TV buat nonton Dora, Diego, lanjut ke Spongebob. Saya ga ngikutin ceritanya. Cuma lihat selewat-selewat aja, coz saya juga sambil prepare buat ngantor. Hanya dengan mendengar suara-suara lucu mereka dan karakter yang berwarna-warni bisa mancing semangat saya untuk muncul.

Saya males nonton berita. Saya muak dengan berita-berita yang akhir-akhir ini dihiasi oleh berita kriminal. Semangat saya mana bisa muncul.

Tak jarang, saya merasa sedih juga. Entah ini cuma perasaan saya saja atau memang kenyataannya seperti itu, saya merasa terkadang apa yang sudah saya lakukan pada pekerjaan saya seems gada nilainya di mata orang-orang tertentu. Kadang apa yang saya lakukan dengan maksud A dipandang orang dengan maksud B. Sebenarnya sih ga masalah juga. Tapi kadang saya suka terpengaruh oleh suasana dan saya jadi suka sedih. Saya tau saya ga sendiri. Mungkin teman-teman saya juga ada yang merasa kurang lebih sama seperti saya.

Hari ini ada sesuatu yang membuat hati saya senang. Perasaan saya jadi lebih enak. Saya dipuji oleh customer saya. Jadi beliau complain tentang billing kartu pasca bayarnya. Sebenarnya sih gada masalah yang rumit, hanya saja beliau meminta penjelasan. Saya beri penjelasan pada beliau dengan menunjukkan data. Dan ternyata beliau senang dengan penjelasan saya dengan memperlihatkan data-data dari mana sampai akhirnya nominal sekian muncul.

"Jadi boss gampang, mba. Jadi manager juga gampang" ujar customer saya, beberapa saat setelah saya selesai memberikan penjelasan"

Saya tersenyum saja sambil tak mengerti kenapa tiba-tiba beliau berkata begitu.

"Yang susah itu menjadi pemimpin.. Pemimpin yang memiliki hati nurani" beliau melanjutkan. "Saya suka karena anda memberikan penjelasan kepada saya disertai dengan data.. Kamu bisa menjadi pemimpin"

Saya terperangah. Senang campur bingung. Bingung karena saya ga faham, apa hubungannya antara jadi pemimpin dengan cara saya memberikan penjelasan. Ya mungkin ada hubungannya, tapi saya belum nangkep apa. Halah! Tapi yang pasti dan tidak saya pungkiri, saya senang.

Beliau Chinese. Non-muslim, tetapi beliau pengagum Aa Gym. Saya tau karena kami sempat ngobrol-ngobrol sedikit, sambil saya setting GPRS di handset beliau.

Kata-kata beliau membuat saya bersemangat. Tapi, di dalam hati saya yg paling dalam, saya bertanya, benarkah begitu?

Bukannya show off ni ya, tapi gak jarang orang menilai saya perfect. Alih-alih membuat hidung saya kembang-kempis, itu malah membuat saya sakit kepala.

"Hey, gue ga sebagus yang lo kira.. Gue ini biasa aja. Biasa banget. Nothing's special bout me"

Saya hanya ga mau orang terlalu lebih menilai saya. Di sisi lain, saya hanya ingin mereka cukup mengerti saya. Mengerti apa maksud saya dan apa yang saya lakukan. Saya ga masalah orang-orang menilai saya biasa-biasa saja. Cukup mengerti saya saja, mengerti maksud saya, itu sudah cukup.